Sekilas Dry Box Kamera

dry-box-large-2Dry box dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi kedap udara bahkan dapat dibuat menjadi vakum, tergantung kebutuhan, selain itu kondisi didalamnya juga diatur sehingga memiliki kelembaban relatif (Relative Humidity; RH) yang optimal untuk menghindari kadar air berlebih dan tumbuhnya jamur yang tentunya dapat merusak barang-barang yang tersimpan didalamnya.

Ada berbagai macam dry box di pasaran dan sudah tentu dengan harga yang bervariasi. Namun bagi sebagian rekan-rekan, hal tersebut bisa diakali dengan membuat sendiri dry box dari kotak tempat penyimpanan makanan/ bahan makanan dari plastik yang memang sudah dirancang untuk kedap udara, tinggal menambahkan bahan penyerap kelembaban (dessicant atau silica gel atau penyerap air) selain itu juga perlu ditambahkan alat untuk memantau suhu dan tingkat kelembaban didalam dry box itu (thermo-hygrometer). Bahan-bahan dan alat tersebut bisa didapatkan di supermarket yang menjual kelengkapan rumah tangga atau otomotif dan bisa juga didapatkan di toko yang menjual alat-alat kesehatan.

Selanjutnya, berapa suhu dan kelembaban yang optimal untuk menjaga kondisi barang di dalam dry box tersebut tetapdrybox terjaga? Ada banyak pendapat, namun secara umum suhu yang optimal adalah berkisar 25oC dengan tingkat kelembaban relatif berkisar 35-60%. Dan sudah tentu, semakin sering dry box-nya dibuka, maka tingkat kelembabannya akan semakin tinggi karena makin sering kontak dengan kondisi di luar dry box. Apakah tingkat kelembaban kurang dari 35% bisa lebih baik? Lantas bagaimana dengan kelembaban lebih dari 60%? Ternyata kelembaban kurang dari 35% tidak lebih baik karena bersifat terlalu kering sehingga dapat membuat barang-barang di dalam dry box tersebut juga kekeringan dan sebagai konsekuensinya akan menjadi rapuh, retak-retak. Sementara bila diatas 60% juga kurang baik karena terlalu basah. Patut diketahui bahwa suasana basah tersebut menjadi kondisi ideal untuk pertumbuhan jamur. Jamur memang sulit untuk dihindari, mengingat spora-nya ada dimana-mana dan mudah berpindah kemana-mana karena ukurannya yang sangat kecil. Yang bisa kita lakukan hanya mengurangi/ mencegah pertumbuhan spora tersebut.

rechargeable-silica-gel-dry-box-cabinet-anti-fungus-camera-lens-ebest-1306-18-EBEST@13

Silica Gel pada Dry Box


Berikut gambar dry box buatan sendiri serta literatur dan table yang menggambarkan kondisi tingkat kelembaban yang optimal untuk menyimpan koleksi alat-alat fotografi anda.

Bila kelembaban didalam dry box menunjukkan angka yang terlalu rendah, maka sebaiknya dry box di buka dan dibiarkan beberapa saat agar tingkat kelembaban akan naik kembali.

Gambar dibawah menunjukkan nilai kelembaban optimal untuk menyimpan investasi anda. Perhatikan nilai kelembaban relatif pada rentang 35-60%.

Grafik dibawah ini sebenarnya diambil dari situs kesehatan, namun yang menjadi fokus perhatian adalah habitat dari jamur itu sendiri terhadap tingkat kelembaban relatif (perhatikan pada Fungi dan Mycosis).

Referensi jurnal berikut ini menegaskan target suhu dan kelembaban optimal untuk menyimpan hasil fotografi.

Referensi diatas menunjukkan habitat yang tidak ideal dari pertumbuhan jamur pada hasil fotografi. Acuan ini bisa digunakan untuk menghindari pertumbuhan jamur pada lensa kamera anda.

Tulisan diatas kembali menegaskan suhu dan kelembaban relatif yang ideal. Faktor suhu mungkin bagi sebagian rekan-rekan agak sulit untuk dikontrol mengingat tidak semua memiliki ruangan ber-AC namun meski demikian masih ada faktor kelembaban relatif (RH) yang paling mungkin untuk kita modifikasi dan upayakan didalam dry box.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s